Perjalananku Denganmu
StandardKetika kita bertemu di bawah pohon itu
Ketika kau memegang tanganku
Tak ada yang ku tau akan begini
Kau tau aku ingin menyayangi
Ku ingin dimiliki dan memiliki
Namun mengapa kau tak begitu
Meski kau tutupi itu dengan keinginanmu mendekapku
Mengapa kau begitu mudah mengartikan rinduku ini
Mudah kau katakan bahwa waktu itu tak kan membunuhku dan kita
Hingga waktu datang
Kau tak kunjung ada untukku
Dan kini aku tlah mati
Terhempas mata pedang sang waktu
Kau datang padaku yang tlah mati
Saat itu mentari tlah turun
Dan langit hanya ditemani oleh lembayung senja
Seketika aku bisa lagi merasakan lembutnya angin membelaiku
Dibawah pohon ini aku tersungkur
Setelah kemudian mataku terbuka
Kau yang menghidupkanku dengan cahaya birumu
Kau memelukku. . Kau menyesalinya. .
Tapi hatuku sudah tak lagi ada bersamaku
Kumohon agar cahaya biru itu terambil dari tubuhku
Biarlah tuhan.. aku mati . .
Itulah doaku ketika ada dalam peluk penyesalanmu
Dan tuhan mengabulkannya
Magis dari langit membawaku kesana
Mataku terpejam
Aku damai. .
Aku terlepas dalam pelukmu
Dan tetes air matamu tak dapat membawaku kembali
0 komentar:
Posting Komentar