6.1.13

Coretan 17 Desember 12

Standard

Banyak hal dihari ini yang membuat aku terkejut. Kuawali hariku dengan gusar karna bangun kesiangan. Hari ini ada jadwa kuliah pagi, dan jam aku masuk kuliah adalah jam 9 sedangkan aku baru saja memulai membuka mataku jam setengah 9 pagi bayangkan saja betapa kacaunya aku dipagi ini. Bersyukurnya pagi tadi kuliah jam pertama teori kosong jadi aku agak santai setiba dikampus. Kulihat teman dekatku yang slalu ku panggil mamas berbeda dipagi ini, ya . . potongan rambut yang baru. Yang menurutku jatuhnya seperti tokoh kartun di upin ipin itu si mail. 


Haha sudahlah. Hari ini juga adalah hari ulang tahun intermedia, UKM yang aku banggakan dan ku idamkan sejak pertama aku masuk kuliah hingga sekarang. Karna acara itu panitia ingin meminjam piring dari tempatku. Jatuh cerita akhirnya yang mengambil piring itu adalah seseorang yang ku kagumi dengan ketua intermedia sendiri dan juga teman dekatku pina. Bak couple maksa kami meluncur menghadapi badai hujan yang lebat. Teman se-gangku yang melihat aku berboncengan dengan dia langsung saja meledekku dengan riuhnya. Namun jujur saja dibatin aku tidak merasa apa-apa, seperti sesuatu yang suka mereka sebut dengan cinta. Aku hanya mengaguminya.
Yah dari seperjalanan tadi ada beberapa hal yang membuatku terkesan. Saat aku hendak pulang lagi kerumah, dia bertanya padaku dengan pandangan yang tajam seperti saat silas memandangku ketika ia berbicara denganku. Itu menunjukan bahwa ia adalah orang yang memiliki pribadi yang serius J . dan satu hal lagi adalah aroma tubuhnya yang membuat aku merasa sedikit kurang nyaman. Jangan berfikiran yag aneh-aneh dulu, kami kan  pakai mantel batman dan itu yang menjadikan aroma tubuh dia menempel di bajuku. Setelah kejadian itu aku jadi sangat paham tentang dirinya karna aroma tubuhnya itu. Hahaha meski tak ku hafal betul seperti apa aroma tubuhnya itu. Tapi entah mengapa otakku langsung memprogram dan mensave aroma itu dengan baik hahaha.
Tiba saat ultah intermedia. Aku telat datang ke acara (seperti biasa). Yah bagian menarik dari acara itu adalah kami bisa kembali saling bertatap, kami bisa saling berdekat meski kami tak saling bersebelahan. Saat acara makan aku dan pina hahaha kami makan dengan sepiring berdua, yah karna sikon juga sii :p . aku juga sempat bercakap dengan seseorang baru, entah namanya siapa namun ada kalimat yang membuat aku kaget dia berkata padaku dari samping katanya aku terlihat seperti kekasihnya. OMG ! . dan aku pun juga menyaksikan bagaimana dekatnya pina dengan masmasmas, yaah cinta memang tidak buta namun sebenranya jika sadar diri yang membuat buta cintanya itu sendiri adalah diri. Yaaah pelajaran yang  kudapat malam  ini ketika aku dan  pina saling bertukar cerita pengalaman. Aku juga perna merasa betapa sakit hati tapi aku sikapi itu dengan tidak memaksa dan  mencoba bersikap dewasa. Itu yang membuat raut wajahku tak tergerus waktu.
Mereka benar-benar tak tahu  tentang aku sama sekali sebenarnya. Bahwa aku jauh lebih bisa berfikir dewasa daripada mereka yang slalu mengorasikan diri mereka sudah dewasa. Tampang tak dapat dijadikan dasar penilaian kedewasaan seseorang. Aku bersikap dewasa pada tempatnya bahkan hanya pada tempat tertentu saja dalam  hidupku, itu cukup untukku.

0 komentar: