6.1.13

Kisah Cinta Senja (Part 3)

Standard

Part 3
Tapi yang membuat semua kisah cinta ini berantakan adalah masih ada rasa yang ia simpan untuk masa lalunya, dan itu sejalan dengan datangnya masa lalunya kembali ke dalam hidupnya dan tepatnya saat kami baru menjalin hubungan. hingga suatu ketika ia berbohong padaku ia pergi berdua dengan masa lalunya. Sekembalinya dia dalam hidup pacarku waktu itu, dunia terasa berubah. Semua perhatian kini hanya untuk dia. Rasa cintaku, peduliku hanya sebatas selayang pandang dimatanya. Kami sempat bertengkar hebat. Yang akhirnya aku beri dia kesempatan untuk kembali. Ia pun mau menjalin kembali hubungan itu bersamaku. Cerita berubah kembali ketika suatu ketika dia mengirimkan sms padaku yang inti isinya “viie.. maafin viio ya, viio tau gmana prasaan viie, tapi viio jga ga mau viie jadi sakit karna viio. Viio masi sayang sama dia viie”. Stelah membaca kalimat itu langit rasanya runtuh dan menghantam badanku. Sakit dan sangat berat untuk membaca apalagi membalasnya. Pepatah membalikan hati itu tidak semudah seperti membalikan tangan sepertinya tak  berlaku bagiku. Akhir cerita kita putus karna itu. Setidaknya setelah kami putus dia masih menjalin komunikasi denganku. Tapi tak ku pungkiri aku yang benar-benar masih mencintai dia tak bisa membohongi diri. Terasa berat bagiku buat nerima dia sekarang deket sama masalalunya. Berat bagiku buat ngertiin dia uda bukan milikku lagi.kuputusin buat ganti nomer, blokir fb dia, tutup akun twitter dan bakar semua benda-benda yang dia kasih buatku. Aku bertekad buat move on.


Udah balik ah tutup cerita sedihnya nanti lagi daah. Aku putusin untuk nerima riko apa adanya. Karna saat ini aku yakin dia bisa bawa aku dalam ketenangan yang lebih hakiki. Waktu terus berjalan dan akhirnya tiba waktunya tepat satu bulan kami jadian. Biasanya para pasangan baru bakal senenng-seneng untuk ngerayainnya, tapi engga buat hubungan aku. Aku udah kasi selamat dan beberapa harapan buat hubungan ini kedepannya tapi dia tetap saja acuh ga acuh, alasan dia “sayank.. ini Cuma baru sebulan” kalian tau, kata-kata itu sebenernya nohok banget di hati aku. Fine kita akhirnya ketemuan waktu itu, ya biasa saja tak ada kesan. Perayaan dua bulan berikutnya kami tidak bisa bertemu. Kusengaja sebenarnya, untuk menguji bagaimana respon dia terhadap hubungan ini. Ternyata sebenarnya dia peduli juga terhadapku, terhadap hubungan ini. Di bulan ke 3 kami dapat kembali bertemu.
Cerita aku denga riko tak melulu manis, kami sering cek cok. Apalagi kalau sudah menyangkut argumen masing-masing. Ya meski riko selalu bersedia mengalah untukku. Kami juga sering menghadapi masalah yah, contoh saja seperti postingan status dari riko d facebook yang paling sering membuatku gusar. Atau tentang perempuan lain yang mencoba mencuri perhatiannya. 3 bulan aku belajar mengamati kepribadian dirinya. Ada beberapa hal sebenarnya yang membuatku merasa mungkin dia tidak cocok denganku.  Dan parahnya aku mengabaikannya.
Hidup tentu terus berjalan kami

0 komentar: