Part 3
Tapi yang membuat semua kisah cinta ini berantakan adalah
masih ada rasa yang ia simpan untuk masa lalunya, dan itu sejalan dengan
datangnya masa lalunya kembali ke dalam hidupnya dan tepatnya saat kami baru
menjalin hubungan. hingga suatu ketika ia berbohong padaku ia pergi berdua
dengan masa lalunya. Sekembalinya dia dalam hidup pacarku waktu itu, dunia
terasa berubah. Semua perhatian kini hanya untuk dia. Rasa cintaku, peduliku
hanya sebatas selayang pandang dimatanya. Kami sempat bertengkar hebat. Yang akhirnya
aku beri dia kesempatan untuk kembali. Ia pun mau menjalin kembali hubungan itu
bersamaku. Cerita berubah kembali ketika suatu ketika dia mengirimkan sms
padaku yang inti isinya “viie.. maafin viio ya, viio tau gmana prasaan viie,
tapi viio jga ga mau viie jadi sakit karna viio. Viio masi sayang sama dia
viie”. Stelah membaca kalimat itu langit rasanya runtuh dan menghantam badanku.
Sakit dan sangat berat untuk membaca apalagi membalasnya. Pepatah membalikan
hati itu tidak semudah seperti membalikan tangan sepertinya tak berlaku bagiku. Akhir cerita kita putus karna
itu. Setidaknya setelah kami putus dia masih menjalin komunikasi denganku. Tapi
tak ku pungkiri aku yang benar-benar masih mencintai dia tak bisa membohongi
diri. Terasa berat bagiku buat nerima dia sekarang deket sama masalalunya.
Berat bagiku buat ngertiin dia uda bukan milikku lagi.kuputusin buat ganti
nomer, blokir fb dia, tutup akun twitter dan bakar semua benda-benda yang dia
kasih buatku. Aku bertekad buat move on.
Udah balik ah tutup cerita sedihnya nanti lagi daah. Aku
putusin untuk nerima riko apa adanya. Karna saat ini aku yakin dia bisa bawa
aku dalam ketenangan yang lebih hakiki. Waktu terus berjalan dan akhirnya tiba
waktunya tepat satu bulan kami jadian. Biasanya para pasangan baru bakal
senenng-seneng untuk ngerayainnya, tapi engga buat hubungan aku. Aku udah kasi
selamat dan beberapa harapan buat hubungan ini kedepannya tapi dia tetap saja
acuh ga acuh, alasan dia “sayank.. ini Cuma baru sebulan” kalian tau, kata-kata
itu sebenernya nohok banget di hati aku. Fine kita akhirnya ketemuan waktu itu,
ya biasa saja tak ada kesan. Perayaan dua bulan berikutnya kami tidak bisa
bertemu. Kusengaja sebenarnya, untuk menguji bagaimana respon dia terhadap
hubungan ini. Ternyata sebenarnya dia peduli juga terhadapku, terhadap hubungan
ini. Di bulan ke 3 kami dapat kembali bertemu.
Cerita aku denga riko tak melulu manis, kami sering cek cok.
Apalagi kalau sudah menyangkut argumen masing-masing. Ya meski riko selalu
bersedia mengalah untukku. Kami juga sering menghadapi masalah yah, contoh saja
seperti postingan status dari riko d facebook yang paling sering membuatku
gusar. Atau tentang perempuan lain yang mencoba mencuri perhatiannya. 3 bulan
aku belajar mengamati kepribadian dirinya. Ada beberapa hal sebenarnya yang
membuatku merasa mungkin dia tidak cocok denganku. Dan parahnya aku mengabaikannya.
Hidup tentu terus berjalan kami
0 komentar:
Posting Komentar