30.7.11

Ku Fikir

Standard
setiap indah di lingkaran ini akan beralih
setiap duka dalam lingkar ini akan pudar
setiap rasa dalam lingkar ini pula akan berubah
dan tak setiap yang ada di lingkar ini tiadakan menau untuk apa mereka harus ada dalamnya
titik ini terletak begitu saja dalamnya
ikut berputar
ikut beralih
ikut berkembang
ikutmenggeliat
meski terkadang titik ini hanya diam statis tanpa gerak
memandang berbagai bentuk rupa yang ada dalam lingkar ini begitu maha besar
ya titik ini hanya terdiam memahami
hingga saat waktu mengubahnya menjadi sebuah garis
dan berbagai warna dan bentuk mencoba mengarahkannya
garis ini dengan bersandar atas instingnya
menjalani melihat merasa menjadikannya sebuah cerminan saat ia tlah jalani
yaa.. anggap aja itu sebuah catatan perjalanannya
waktu.. waktu.. oh waktu..
garis ini cukup tercengang dan heran
terlihat olehnya garis, lengkung, bentuk, perlahan memudar hitamnya
ternyata sang pembuat lingkar ini tlah tulis sebuah singkat
dimensi waktu yang berbeda antara sang dan garis yang haus akan keingintahuannya
beberapa berkata semua tidak selalu akan terjawab oleh waktu
dan garis termangu berfikir dan ..
menantang sang waktu.


by Rania Lana Rifat 30/07/11

22.7.11

Aku Bangun

Standard
Terasa geli satu demi satu partikel ini kembali menyusun nyawaku
mencipta sedikit demi sedikit indra dalam jiwa
 ya.. ku tau semua ini terjadi
tak kulewatkan meski sekejappun
egoku berbisik "benar setelah ini kau akan benar benar mati tak untuk rasa hidup kembali"
dan kau tau semua itu salah
erangan egoku terpatahkan 
oleh sebuah kecil halus dan berkata dengan lembut sembari berbisik
"kau takkan mati, meski dia buat jiwa mati aku kan tetap ada sebagai saksi atas semua yang dunia lakukan pada jiwa"
dialah mata hati yang entah kapan bisa aku setuh
tlah lengkap semua jiwaku kini
nafas yang kuambil terasa sangat ringan
ya.. ini aku sang jiwa yang angkuh
yang menantang setiap mati saat ku mulai rapuh
hey.. tak perlu kau berfikir ku akan musnah
inilah caraku menikmati setiap senda dalam hidup
yang terasa manis kini saat kau cipta langit untukku berteduh..





by Rania Lana Rifat 22/7/2011

Saat Bodohku

Standard
Kuhabiskan perlahan malam tanpa alasan
menunduk terdiam.. tak memahami..
menjadi budak rasa 
tanpa kumiliki lagi sebuah logika
ku tau perlahan ini kan membunuhku
tak apa..
masihku milki beribu nyawa baru
aku hanya ingin merasakan lagi
malam indah dengan cahaya pilu dan sendu
tak tau kini rupa malam seperti apa
yang ku tau adalah semua yag ada dihadapku
ya... rantai besi ini makin memberatkanku
ia ikat sluruh kaki dan tangan rapuh ini
nafasku tersengal seakan udara enggan lagi
bagimu yang melihat ronaku dengan ego
peluh kini perlahan membasuh setiap tubuhku
ku tetap hembuskan nafasku perlahan
berharap kau kan mendengar dari setiap desah nafasku yang semakin berat
mungkin kau mengira ku tlah hilang waras
terasa semakin panas ruang ini mulai membakarku
yaa... mungkinku yang terbodoh untuk sesaat
tinggalkan logika dan terjerembab dalam rasa..



by Rania Lana Rifat 22/07/2011