5.4.14

Embun Yang Menguap

Standard
Embun Yang Menguap

Terbangun dari malam, segelas kopi yang terminum kemarin masih menyisakan seteguk. Laptop yang masih menyala. Ternyata sudah pukul delapan. Mata masih merabun, remang cahaya lampu mendeskripsikan bingkai foto, karpet, ranjang. Lalu apalagi yang harus diingat, dirasa, dilakukan.

Semua terasa disudahi. tak perlu dipaksa, ketika semua notasi yang ada tak mencipta melodi yang indah lagi. Sudah tak akan ada yang ingin mendengarnya. Oh ya jadi teringat kata pak tua diseberang sana Soak. Nasi sudah menjadi bubur kata buku peribahasa yang pernah dibaca sewaktu SD dulu.
Kamu itu.. menjadikan alasan untuk tenggelam hilang setahun ini. Muak sudah dengan semua, bahkan kehidupan yang dimiliki searti dengan lagu membosankan yang kau paksa habiskan dengar hingga akhir, melelahkan bukan? Aku sudah membenci untuk melanjutkannya lagi. Mencoba membalikan keadaan lagi...
Katanya kamu mencari yang kau sebut dengan seorang diujung jalan, kau tak bisa menemukan yang kau cari bukan? Jangan paksakan. . pergilah, bawa hidupmu.
Kita menunjuk satu bintang yang sama, tapi kita tak jua bernaung dalam teduhan yang sama. Ketika semua mulai memisahkan, hujanpun enggan membawa kabar tentangmu. Meski ia terasa dingin. Kamu embun, yang pasti kan beranjak kembali setelah datangnya hangat mentari. Kamu semu, yang berikan bayang menjadi asa lalu jadikan harapan dan tujuan. Sayangnya tak pernah kau menyadari. Kita begini saja, sudah yaa. Sudah hilang, tak dapat direka ulang. Tertinggal? Ingin mengetahui? Tak perlu, percuma. Memang apa yang mau dibuat lagi. Jika terutarakan kalimat itu, apa yang kan kau jawab apa yang kan kau fikirkan. Kita telah mencobanya kan, itu yang terasa dan kau lah yang mendominasi memutar arah angin hujan untuk berputar disana saja, tak membiarkan mendinginkan kemarau.
Takdir begini masihkah bisa kita arungi bersama lagi? Dengan semua perbedaan ini, dengan semua tinggi rendah tawa yang terkuak, dengan pandangan yang arahnya tak pernah tentu. Masih kuatkah kita?

0 komentar: