Melihat kembali sosok mentari setelah malam berlalu
Cahaya oranye menyeruak masuk hingga jiwa
Menengadah keatas langit masih setia berada dalam peraduannya
Biru tanpa awan
Dan udara telah berganti rasa hangat tak seperti diwaktu malam
Menyusuri jalan ini diantara bukit dan tebing yang meninggi seiring waktu
Tanpa arah berjalan terseok, angin mambawaku kembali ke jalan yang lalu
Kembali melalui jalan ini, indah masih terasa
Yang tak luput berdarah, ingini tak melewati jalan ini lagi
Menodai jalan ini dengan darah dan air mata
Biarkan pergi, biarkan tanpamu
Melalui jalan ini, jalan yang lain, atau bahkan jika aku tersesat
Biarkanlah sendiri. .
Mencari jalan kemana angin akan membawa...
Karna tak mampu mengubah sebuah fatamorgana oase ditengah gurun menjadi nyata
Tak ingin kembali membuat pilu..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar