kamu aku tuhan dan tulisan takdir 18Empat13
Standardaku kembali meneteskan air mata ditengah guyuran air hujan yang membasahi tanah
bersama udara dingin dan langit malam yang sembab
selalu kembali aku dengan bayangmu yang beradu dalam fikirku
ini ke tiga kalinya aku merindukanmu hingga terbawa sosokmu dalam mimpiku
kita pergi berdua mencari sebuah terang dalam kolong langit yang mendung
aku mulai putus asa dan lelah
aku memelukmu dan kau hanya memandangku dengan senyum
tak ada yang lain
hingga kau berkata padaku "semua akan baik-baik saja"
kau kembali memberi ketenangan untukku
dibawah kolong langit kelabu itu
aku terbawa kembali dalam sebuah nyata
kau tlah tiada disini, menemani nyataku
sepertinya kali ini hanya air mata yang setia menemani rinduku
membahasakan rinduku karna lidahku yang kelu
dan tuhan sepertinya mengerti betapa aku merindumu
banyak yang terjadi semua menyiratkanmu padaku
tuhan begitu baik
meski hatiku menjadi semakin mengharap kehadiranmu saja
dan semua yang terjadi membuatku ingin meneteskan air mata lagi
atas semua kesalahanku mungkinkah kan membawamu kembali
bodoh aku memilih cinta yang tercipta dari sebuah akal
karna aku tak bahagia atas ini
rasaku kembalilah menggenapi tubuhku genapi hidupku. .
0 komentar:
Posting Komentar