22.3.13

Dalam Rasa Kesepian

Standard

Aku tlah lama terjerembab dalam rasa kesepian, tanpa rasa untuk mewarnai hati yang hitam putih, tanpa senyuman untuk membahasakan jalan hidup yang tak slalu lurus. Sendiri tlah menjadi sesuatu yang tak aneh untukku, kesendirian ini yang setia hingga kini. Dalam sendiri aku bisa memandang diriku lebih dalam dalam sendiri aku bisa mendapatkan sesuatu yang membuatku bisa bertahan dalam dunia mu dunia kalian dunia kita. Aku bisa mendengarkan angin berbahasa pelan atau kencang hingga mampu menerbangkan segala dikiran yang memberatkan ku. Langit hitam diatas sana masih slalu setia menemani kesendirianku dengan sebaran bintang banyak, ketika ku lelah aku hanya bersandar padamu tuhan yang tak miliki batas. Yang dengan jalan takdirku kau menjawab segala doaku, menununtunku, menguatkanku. dalam kesendirianku aku berharap ada yang ingin berubah. Ketika fajar sudah mulai menampakan dirinya, cahayanya biru diselimuti sedikit orange kembali menggugah diriku yang sendiri. Aku sudah lelah untuk mengucapkan apa yang ada dengan lisanku.. sungguh aku lelah, aku hanya kembali bersandar kepadaMu dalam lelapnya lelahku. Masih berapa lama lagi tuhan, waktu untukku menunggunya?
Dari empat mata angin ada yang mulai menarikku, namun hanya satu arah yang menuntunku. Aku berpaliing sejenak menatap kesendirianku. Rasa berat tiba merangkul bayang hitamku yang diterpa cahaya oranye. Aku tak tau arah yang kuat itu akan menuntunku kemana akan menjadikan aku apa, aku tak tau. . . sedangkan dalam palingku aku mengetahui hitam putihku yang tetap ingin meraihku...

0 komentar: