Sepertinya aku melarung terlalu jauh rasaku.. perasaanku. . cinta dan harapku. Dalam kebisuan kita yang penuh dengan misteri. Yang tersembunyi dalam tatap teduhmu. Hadirmu adalah anugrah yang indah ditengah sekaratnya nafasku.hadirmu disisiku tlah menjadi salah satu alasan untukku bertahan hidup, tetap tersenyum menghadap dunia didepanku yang kian lama menampar tubuhku lebih keras. Kau membuat aku merasakan indahnya sebuah ketulusan..
Ditengah perasaan jeraku, kau menguatkan ku bahwa di sini, didunia ini masih ada sosok ketulusan, kau meyakinkanku bahwa itu adalah nyata. Ku mencoba menepis hadirmu yang terlalu misterius itu dengan sikap acuhku dan berharap kau akan menyerah lalu berpaling pergi. Tapi hatiku terlalu lemah untuk menolak dirimu yang begitu menawan, yang membuatku merasa didunia ini aku masih memiliki arti untuk nafas seorang yang lain.
Ketika aku benar jatuh hati padamu, dunia ini semakin berubah berbeda. Yang kian hari kau semakin membumbungku tinggi lewat goresan tanganmu sebagai cara kita untuk berucap, dan aku terbawa begitu saja dalam lantunan melodi yang kau cipta. Seketika kau cipta atmosfer baru dan tanpa perlu aku beradaptasi aku bisa merasakan dunia baru mu itu. Kian hari . .kian waktu aku tanpa sadar semakin mulai dalam mencintaimu, membalas perasaan semu yang kau berikan untukku. Hingga sesuatu yang indah itu datang kepadaku, aku berfikir itu adalah suatu yang akan menghantarkan kau dan aku untuk menjadi kita. Urung ku pertanyakan agar kenyataan dan perasaan yang kurasa menjadi sebuah kejalasan, aku hanya seorang wanita. Sadar aku dipilih.. bukan dalam pihak yang memilih, rasa yang membukit kini menjadi terlahir sebuah pengharap. Aku berharap sosokmu yang akan memilihku. Kau menyambut diriku yang menyimpan rasa ini. Kau harus mengerti dengan semua yang kau buat padaku, aku ingin kau bertanggung jawab tlah membuatku jatuh hati padamu. Kau tau rindu ketika kurasa adalah sesuatu yang menyesakkan, seperti ketika ku menunggumu yang tak kunjung hadir ketika aku mulai rapuh dan membutuhkan mu untuk menguatkanku, cinta ini menjadi beban yang menyakitkan karna aku harus merasakannya sendiri tanpa berbahasa. Meski rasa kita mungkin saling terpaut sama.
Aku tak ingin berlarut begini, kau tau aku takut kecewa.. ada banyak cinta dan pengaharapanku yang tak ingin ku kubur begitu saja karnamu, ketika jatuh kecewaku tak akan ada lagi kesempatan untuk kedua kalinya. .
Aku tak bisa untuk terus begini, jikalah kau dan aku adalah rasa yang berselisih jauh...
aku tak hanya sebatas seperti tokoh yang sangat kau kagumi dalam cerita novel favoritmu itu. . aku adalah sosok nyata dalam dunia ini duniamu dan duniaku.. perlakukanlah aku selayaknya suatu yang yang nyata. . bahwa aku ada disini.. aku dapat kau sentuh aku dapat kau pahami dan memahamimu melebihi tokoh dalam karangan orang itu. .
Maafkan aku lelaki ku, maaf mungkin aku seperti memaksamu, tapi jika memang bukanlah aku yang kau tuju aku mohon padamu. . jangan lagi kau berikan padaku harapan itu, harapan yang semakin membutakan aku yang canggung ini, harapan yang semakin kau beri yang akan semakin membuatku kian terasa terbunuh sakit. . .mengertilah kau lelakiku... perasaan yang telah tersemai tak dapat semudah itu terambil kembali tanpa bekas atau sisa. .
0 komentar:
Posting Komentar