Senandung rembulan hitam
Terlihat kembali menghiasi langit yang kacau
Rangkaian rasi bintang di langit sana
Tak menuntun sang pungguk kembali
Tersesat oleh imaginasi, buaian indah ang langit hati
Menengadah melihat kearah rembulan hitam itu
Mengikuti buai demi buai langit hati lewat rasi bintang yang sesat
Oh aku hanya ingin kembali
Tlah cukup lama aku menengadah kearahmu
Waktu demi waktu aku jalani untukmu
Namun mengapa yang ku dengar, yang ku lihat kian..
Senandung rembulan hitam
Tundukan kepala ia pun melihat
Genangan air pantulkan wajahnya
Oh aku hanyalah seorang pungguk..
Yang tak seharusnya mengais sedikit keindahan
by Rania Lana Rifat
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar